Menguras Air Radiator Sendiri

14 December 2012

Air radiator (water cooling system) mobil perlu diganti secara berkala. Tujuannya, selain menjaga korosi, kemampuan coolant mengikat panas akan menurun dalam jangka waktu tertentu maksimal pergantian dapat dilakukan pada 40.000KM. Ketika menggunakan water coolant, diimbaukan jangan berganti-ganti merek. Sebaiknya, air radiator diganti dengan mengunakan merek yang sama atau menggunakan produk orisinal dari produsen mobil. Hal ini untuk menghindari reaksi kimia akibat perbedaan merek.
langkah-langkah menguras air radiator :
1. Buka tutup radiator pada mesin dingin. Kemudian, lanjutkan dengan buka lubang pembuangan pada radiator, biarkan air keluar sampai habis.
2. Tutup lubang pembuangan dan isi radiator dengan air jernih seperti air murni (boleh air aki dalam botol biru).
3. Hidupkan mesin hingga thermostat terbuka. Cirinya, dapat terlihat pada air yang bersirkulasi di lubang tutup radiator.
4. Matikan mesin dan diamkan sekitar 15 menut. Lalu, buka kembali lubang pembuangan pada radiator. Lakukan berulang kali langkah pengurasan sampai kondisi air terlihat bening.
5. Kemudian, isi radiator dengan water coolant yang baru.
6. Hidupkan kembali mesin sambil sedikit memainkan pedal gas hingga 2.000 rpm. Tujuannya, untuk meminimalkan celah udara yang terjebak dalam sistem.
7. Jika air berkurang, tambahkan coolant pada radiator hingga penuh lalu tutup.
10. Bila mobil telah dilengkapi dengan bleeding bolts, Anda hanya perlu membukanya 1/4 putaran dan biarkan mesin bekerja.
11. Jika gelembung udara yang keluar telah berganti dengan semburan air, segera tutup dan matikan mesin. Berarti, proses penggantian telah selesai.